Rabu, 1 April 2009
Suasana salah satu kelas di SD Muhammadyyah Sapen. Sekolah dasar yang menjadi pilot project Microsoft dalam penggunaan MultiPoint
CahAndong menemani NonaDita(penerima Microsoft Bloggership) dan perwakilan dari Microsoft berkunjung ke SD Muhammadiyyah Sapen.
Keterbatasan komputer di sekolah menjadikan siswa bergantian menggunakannya. Microsoft Indonesia mencoba mengikis kesenjangan digital ini dengan meluncurkan Multipoint, yang memungkinkan satu komputer diakses hingga lebih 30 siswa.MultiPoint adalah sebuah teknologi kolaborasi Microsoft yang dirancang untuk dunia pendidikan, terutama sekolah dengan sarana komputer yang minim. Para guru dapat mengembangkan konten pendidikan pada MultiPoint dengan sangat mudah. Teknologi ini dikembangkan untuk mempersempit kesenjangan digital dalam kelas karena penggunaan PC yang tidak berimbang.
Teknologi Multipoin ini sangatlah bermanfaat bagi media pembelajaran. karena setiap guru dapat mengkreasikannya sesuai kebutuhan pembelajaran. demikian diungkapkan Bp. Vikrama Anindito, S.T, guru SD Muhammadiyah Sapen saat diwawancarai pihak Microsoft.
suasana kelas yang menyenangkan sungguh sangat penting demi tercapainya penguasaan siswa terhadap ilmu pengetahuan. Teknologi microsoft Multipoin ini dapat dijadikan alternatif media pembelajaran guna pembentukan suasana pembelajaran menjadi menyenangkan. selain itu perangkat yang minimalis di suatu sekolah dapat disiasati menggunakan teknologi ini. 1 pc komputer dapat digunakan oleh 30 siswa. demikian Bapak Vikrama menambahkan.
Sabtu, 04 April 2009
Belajar di Era Interaktif
diposkan oleh xXx-Blogger-xXx di 20.34
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar