Virus globalisasi yang telah merambah di berbagai aspek kehidupan, khususnya bidang pendidikan telah menuntut individu maupun institusi untuk mampu meningkatkan kualitas layanan dan program pendidikan kepada siswa didiknya agar tidak tertinggal dengan kemajuan jaman dan mampu menyesuaikan kebutuhan pendidikan masyarakat.
Globalisasi yang ditandai dengan peran sentral bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi dalam percaturan dunia global tidak bias dielakkan kehadirannya dalam kehidupan masyarakat global. Demikian pula dengan pendidikan yang diselenggarakan selama ini, pendidikan harus mampu membuat improvisasi layanan dan program pendidikan bagi siswa didiknya sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya.
Berdasarkan hal itu, SD Muhammadiyah Sapen terus berupaya untuk melakukan improvisasi layanan dan program pendidikan bagi siswa didiknya. Setelah sukses membuka program kelas akselerasi yang diikuti dengan pembukaan kelas CI MIPA (Cerdas Istimewa di bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam), SD Muhammadiyah Sapen berupaya selangkah lebih maju dalam pendidikannya. Terakhir SD Muhammadiyah Sapen berencana membuka kelas internasional dengan ditunjuknya SD Muhammadiyah Sapen sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional di Propinsi DIY.
Karena itu, dalam rangka menindaklanjuti kepercayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar kepada SD Muhammadiyah Sapen sebagai RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional) di Propinsi DIY, civitas akademika SD Muhammadiyah Sapen mengadakan studi banding tentang penyelenggaraan Sekolah Bertaraf Internasional di Singapore Piaget Academy, Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah, pada hari Jumat, 14 Nopember 2008.
Rombongan yang terdiri guru, kepala sekolah, dan komite SD Muhammadiyah Sapen disambut oleh kepala sekolah SBI Singapore Piaget Academy, Mr. Collin Pereira dan segenap guru serta karyawan Singapore Piaget Academy. Selama kunjungannya, rombongan melihat langsung proses belajar mengajar siswa Singapore Piaget Academy, fasilitas-fasilitas pendukung pembelajaran, dan dialog tentang pendidikan bertaraf internasional.
Menurut Kepala Sekolah Dasar Muhammadiyah Sapen, Saijan, S.Ag. ditunjuknya SD Muhammadiyah Sapen sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) merupakan suatu kebahagiaan bagi civitas akademika SD Muhammadiyah Sapen akan perlunya sebuah layanan pendidikan dalam menyongsong pendidikan global yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan masyarakat global. Rencana pembukaan kelas internasional akan dimulai pada Semester I Tahun Ajaran 2009/2010.
Jumat, 21 November 2008
Berita Sapen
diposkan oleh xXx-Blogger-xXx di 20.57
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar